Toleransi dan Jalan-jalan

Tulisan ini terinspirasi salah satunya dari tulisannya mas Teguh Nugroho yang bercerita tentang travelmate. Di postingan tersebut saya komentar yang intinya kalau traveling lebih asik sama teman yang sama selera, stamina, dan keyakinannya. Tapi selama kita berpikiran terbuka dan saling mengerti satu sama lain saya rasa semua perbedaan tersebut bisa teratasi. Pengalaman saya sewaktu traveling ke Venezia beberapa waktu yang lalu bersama-sama dengan tiga orang teman yang berbeda sama sekali dalam berbagai hal kurang lebih dapat membuktikan kalau traveling dapat berjalan lancar dan asik juga. Kali ini saya tidak mau membahas tentang tempat wisata, transportasi, hotel, budget, dan lain-lain karena itu bisa didapat dari situs lain. Kali ini saya ingin bercerita mengenai cara kami mengatasi perbedaan-perbedaan yang kita temui selama traveling. Continue reading “Toleransi dan Jalan-jalan”