Menikmati Hidangan Khas Maroko di Belgia

Anda pernah mendengar nama Marouane Fellaini? Yup, betul sekali. Marouane Fellaini merupakan pesepakbola Belgia yang berdarah Maroko. Selain Fellaini, banyak sekali imigran asal Maroko yang menetap di Belgia yang saya tidak tahu namanya. Tapi kali ini saya tidak ingin menulis mengenai Fellaini atau imigran asal Maroko lainnya. Kali ini saya ingin menulis mengenai makanan khas Maroko yang saya cicipi sewaktu mengunjungi Brussels pada tahun 2015 bersama beberapa orang teman saya yang berasal dari Nepal, Yaman, Bangladesh, dan tentu saja Indonesia. Continue reading “Menikmati Hidangan Khas Maroko di Belgia”

Iklan

Nikmatnya Pempek Sum-Sel

Bencana kabut asap yang menimpa Pekanbaru pada saat itu memaksa saya untuk menggunakan Bandar Udara di kota lain karena Bandara di Pekanbaru sempat lumpuh selama beberapa hari. Ada beberapa pilihan Bandara lain yang akan saya kunjungi antara lain, Bandara Internasional Minangkabau di Padang, Bandara Internasional Kualanamu di Sumatera Utara, Bandara Hang Nadim di Batam, dan Bandara Sultan Thaha di Jambi. Karena beberapa pertimbangan pilihan saya jatuh pada Bandara Sultan Thaha di Jambi. Pertimbangan utama saya tentu saja karena saya belum pernah menginjakkan kaki di Jambi sebelumnya. Continue reading “Nikmatnya Pempek Sum-Sel”

Pertama Kali Solo Traveling – Singapura

Siapa yang tak kenal Singapura? Negara kecil di ujung Semenanjung Malaya ini sangat terkenal di kalangan turis Indonesia. Bahkan turis asing yang berkunjung ke Singapura paling banyak adalah orang Indonesia. Biasanya turis Indonesia mengunjungi Singapura melalui jalur laut dari Batam atau jalur udara dari Jakarta. Saya sendiri masuk ke Singapura melalui jalur laut dari Pelabuhan Batam Centre. Saya berangkat ke Pelabuhan Batam Centre pukul 05.30 WIB. Apabila anda berangkat pagi dari Batam, disarankan untuk check in di pelabuhan sehari sebelumnya, karena antrian check in dan imigrasi bisa sangat panjang. Sekitar pukul 06.00 WIB, kapal pun berangkat dari Pelabuhan Batam Centre menuju Singapura. Perjalanan ditempuh sekitar 1 jam dan sampai di HarbourFront pada pukul 08.00 waktu setempat. HarbourFront merupakan pelabuhan yang terhubung dengan pusat perbelanjaan dan stasiun MRT. Setelah selesai urusan imigrasi, saya langsung menuju stasiun MRT dan membeli Tourist Pass seharga S$10.00 ditambah jaminan sebesar S$5.00 untuk mendapatkan 1-day pass. Tourist Pass berfungsi sebagai tiket MRT yang berlaku selama satu hari penuh apabila anda membeli 1-day pass. Continue reading “Pertama Kali Solo Traveling – Singapura”

Overland Jatim part 2: Dari Malang ke Surabaya

Sekitar pukul 20.30 WIB, kami sampai di Pantai Balekambang setelah perjalanan dari Bromo. Kami sempat ragu apakah jalan yang kami lalui memang menuju ke Pantai Balekambang. Karena jalan yang kami lalui tersebut sangat sepi, sempit, berliku-liku, dan gelap. Sesampainya di pintu masuk pantai, mulai terdengar suara jedak-jeduk musik dangdut koplo yang diputar dari beberapa mobil truk bermuatan sound system raksasa yang sedang parkir. Tampak juga beberapa pemuda bertelanjang dada sedang asyik berjoget mengikuti irama musik. Continue reading “Overland Jatim part 2: Dari Malang ke Surabaya”

Mencicipi 5 Kuliner Khas Kota Pahlawan

Jika berkunjung ke suatu tempat baru, maka makanan khas merupakan hal yang tak boleh terlewatkan. Ibu kota Jawa Timur, Surabaya, juga terkenal dengan kulinernya yang beragam. Seperti kuliner khas Jawa Timur lainnya, kebanyakan kuliner khas Surabaya terasa manis pedas. Berikut lima kuliner khas Surabaya yang tak boleh anda lewatkan jika berkunjung ke kota pahlawan. Continue reading “Mencicipi 5 Kuliner Khas Kota Pahlawan”

Ulasan: Kabupaten Bengkalis

Kabupaten Bengkalis merupakan Kabupaten dengan APBD terbesar di Provinsi Riau. Wilayahnya mencakup daratan bagian timur Pulau Sumatera dan wilayah kepulauan dengan dua pulau terbesarnya yaitu Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat. Pusat pemerintahan Kabupaten Bengkalis berada di Pulau Bengkalis yang terpisah dengan Pulau Sumatera. Pulau ini terletak di muara Sungai Siak dan merupakan delta Sungai Siak yang terbentuk dari lumpur yang mengendap karena berkurangnya laju alir sungai saat memasuki laut. Dari Pekanbaru, Pulau Bengkalis dapat dicapai melalui jalur darat menuju Sungai Pakning, kemudian menyeberang menggunakan Kapal RORO di Pelabuhan Sungai Pakning atau dengan cara menyusuri Sungai Siak dari Pelabuhan Sungai Duku di Pekanbaru dengan waktu tempuh sekitar 4 jam. Continue reading “Ulasan: Kabupaten Bengkalis”