Berkah dari Penerbangan yang Dibatalkan

Bagaimana perasaan anda kalau penerbangan anda dibatalkan secara sepihak oleh maskapai? Pasti tiap orang akan berbeda jawabnya. Ada yang senang, sedih, marah, dongkol, dan lain-lain tergantung dari situasi, kondisi, dan toleransi. Saya sendiri pernah mengalami dua kali pembatalan penerbangan bolak balik dengan kode booking yang sama tetapi saya bersyukur karenanya. Jadi saya sudah memesan tiket KLM dengan rute Istanbul ke Jakarta via Amsterdam dan Kuala Lumpur pulang pergi. Mau ke Jakarta saja dari Istanbul harus ke Amsterdam dulu. Maklum lah, maskapainya kan miliknya Kerajaan Belanda, pasti transitnya di Amsterdam. Continue reading “Berkah dari Penerbangan yang Dibatalkan”

Iklan

Transportasi Umum Apa yang Anda Sukai?

Sebagai traveler, pasti kita membutuhkan moda transportasi untuk memindahkan diri kita dari satu tempat ke tempat lain. Kecuali jika bisa teleport maka lain lagi ceritanya. Dalam memilih moda transportasi, banyak faktor yang dipertimbangkan sebelum memilih moda yang tepat. Kalau saya pribadi harga menjadi salah satu faktor penting. Faktor lainnya adalah waktu, keamanan, kenyamanan, opportunity cost, kepuasan, dan lain-lain. Sesuai prinsip ekonomi, pokoknya kita pasti ingin mendapatkan benefit yang tertinggi dengan harga yang termurah. Berikut adalah beberapa moda transportasi umum yang sering digunakan oleh para traveler yang pernah saya gunakan. Continue reading “Transportasi Umum Apa yang Anda Sukai?”

Melihat Dubai dari Ketinggian 452 m

Karena bosan menunggu saat transit selama 9 jam lebih di Bandara Internasional Dubai, saya bersama dengan dua orang teman saya memutuskan untuk keluar Bandara. Karena waktunya juga memungkinkan untuk mengeksplorasi kota Dubai (tiba dari Jakarta pukul 05.30 dan penerbangan berikutnya pukul 15.00), maka kami manfaatkan saja kesempatan ini. Sebelum keluar, kami menukar uang dahulu di Travelex ke Dirham UAE (AED; 1 AED sekitar Rp3.600). Bandara Internasional Dubai terhubung dengan stasiun Metro. Metro merupakan salah satu moda transportasi massa berbasis rel yang dimiliki oleh kota Dubai. Sampai Desember 2016, Dubai baru dilayani oleh dua line Metro. Kalau Hong Kong punya Octopus Card dan London punya Oyster Card, maka Dubai punya Nol Card. Nol Card merupakan smart card yang dapat digunakan untuk berbagai jenis moda transportasi di Dubai. Tetapi karena kami merupakan visitor dan bukan frequent traveler di Dubai, saya hanya menggunakan Nol Red Ticket ketika disana. Continue reading “Melihat Dubai dari Ketinggian 452 m”

Stadium Tour: San Siro

Stadion tuan rumah AC Milan dan Inter Milan ini sebenarnya memiliki nama resmi Stadio Giuseppe Meazza. Namun karena saya adalah pendukung AC Milan dan Giuseppe Meazza merupakan legenda Inter Milan, maka saya lebih suka menyebut stadion ini sebagai San Siro. Stadion ini merupakan stadion kategori empat UEFA dan stadion terbesar di Italia berdasarkan kapasitas (dapat menampung sekitar 80.000 penonton). Untuk menuju ke stadion ini dapat menggunakan Milan Metro line 5 dan turun di Stadio San Siro. Berbeda dengan kebanyakan stadion di Britania Raya yang dimiliki oleh klub, stadion di Italia kebanyakan dimiliki oleh pemerintah daerah atau dewan kota. San Siro sendiri merupakan stadion yang dimiliki oleh dewan kota Milano. Continue reading “Stadium Tour: San Siro”

Rupat Utara yang Mempesona

Mungkin masih jarang orang yang mengenal Pulau Rupat. Pulau yang terletak di sebelah timur Kota Dumai ini ternyata memiliki pantai yang masih perawan dan sangat indah. Secara administrasi, pulau ini termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Bengkalis. Terdapat dua kecamatan di pulau ini, yaitu Kecamatan Rupat dan Kecamatan Rupat Utara. Pantai yang sangat indah tersebut terdapat di Kecamatan Rupat Utara. Untuk menuju ke Rupat Utara, terdapat kapal penumpang yang berangkat setiap hari pada pukul 10.00 WIB dan 15.00 WIB. Pelabuhan kapal ini terdapat di Dumai tepatnya di jalan Budi Kemuliaan. Continue reading “Rupat Utara yang Mempesona”

Malam Tahun Baru di Suvarnabhumi

Hari terakhir saya di Bangkok bertepatan dengan tanggal 31 Desember. Sudah saatnya untuk kembali ke Indonesia. Saya mengambil penerbangan Malaysia Airlines ke Kuala Lumpur pukul 6 pagi keesokan harinya kemudian melanjutkan ke Pekanbaru menggunakan AirAsia. Bangkok sendiri dilayani oleh dua Bandar Udara yaitu Bandar Udara Internasional Don Mueang (DMK) di utara dan Bandar Udara Internasional Suvarnabhumi (BKK) di timur. Bandara Internasional Don Mueang merupakan bandara tertua di Asia yang saat ini kebanyakan melayani penerbangan domestik dan LCC. Sedangkan Bandara Internasional Suvarnabhumi baru dibuka pada tahun 2006 melayani penerbangan internasional dan merupakan hub bagi Thai Airways. Continue reading “Malam Tahun Baru di Suvarnabhumi”

Stadium Tour: Stamford Bridge

Bagi anda penggemar sepakbola, khususnya Liga Inggris, sudah pasti tidak asing dengan stadion ini. Bagi anda pendukung tim Chelsea, mengunjungi stadion ini sama halnya dengan ‘naik haji’. Yup, Stadion Stamford Bridge yang terletak di distrik Fulham, London ini merupakan rumah bagi salah satu klub paling terkenal di Inggris Raya, Chelsea FC. Meskipun saya pribadi bukan pendukung Chelsea, tetapi mengunjungi stadion klub terkenal merupakan salah satu hobi saya, dan Stamford Bridge merupakan salah satu destinasi wajib saya ketika mampir di London. Untuk akses transportasi, stadion ini letaknya sangat dekat dengan Fulham Broadway Underground Station. Continue reading “Stadium Tour: Stamford Bridge”

Nikmatnya Pempek Sum-Sel

Bencana kabut asap yang menimpa Pekanbaru pada saat itu memaksa saya untuk menggunakan Bandar Udara di kota lain karena Bandara di Pekanbaru sempat lumpuh selama beberapa hari. Ada beberapa pilihan Bandara lain yang akan saya kunjungi antara lain, Bandara Internasional Minangkabau di Padang, Bandara Internasional Kualanamu di Sumatera Utara, Bandara Hang Nadim di Batam, dan Bandara Sultan Thaha di Jambi. Karena beberapa pertimbangan pilihan saya jatuh pada Bandara Sultan Thaha di Jambi. Pertimbangan utama saya tentu saja karena saya belum pernah menginjakkan kaki di Jambi sebelumnya. Continue reading “Nikmatnya Pempek Sum-Sel”

Scam atau Sedekah?

Setelah berkeliling di Intramuros dan Rizal Park, perut saya sudah terasa lapar. Setelah saya tengok jam di tangan saya, ternyata jarum jam sudah hampir menuju angka 12. Sudah saatnya bagi saya untuk sholat dan makan siang. Berdasarkan hasil browsing, masjid terbesar di Manila yaitu Masjid Al-Dahab atau biasa disebut Manila Golden Mosque yang terdapat di distrik Quiapo. Dari Rizal Park, saya menyetop taksi untuk mengantarkan saya ke Manila Golden Mosque. Karena jalanan menuju masjid sangat ramai seperti pasar, supir menurunkan saya di pinggir jalan besar. “Just follow this road“, katanya sambil menunjuk ke arah keramaian pasar. Continue reading “Scam atau Sedekah?”

Oleh-oleh Apa Yang Kamu Koleksi?

Kalau liburan, oleh-oleh merupakan satu hal yang sangat krusial dan kontroversial. Bagi sebagian kalangan, membeli oleh-oleh merupakan hal yang merepotkan dan sangat dihindari. Apalagi kalau oleh-oleh tersebut merupakan titipan teman dan tidak menitipkan uang juga, wassalam lah. Kalau menurut saya pribadi, semuanya tergantung niat sih. Kalau memang niat mau membelikan oleh-oleh, pasti dibelikan, kalau tidak ada niat ya berarti tidak akan (Hehehe…). Saya sendiri selama masih mampu ya yang menitip oleh-oleh tetap saya belikan semampu saya, itung-itung berbagi kebahagiaan (Hehehe… lagi). Continue reading “Oleh-oleh Apa Yang Kamu Koleksi?”