Melihat Dubai dari Ketinggian 452 m

Karena bosan menunggu saat transit selama 9 jam lebih di Bandara Internasional Dubai, saya bersama dengan dua orang teman saya memutuskan untuk keluar Bandara. Karena waktunya juga memungkinkan untuk mengeksplorasi kota Dubai (tiba dari Jakarta pukul 05.30 dan penerbangan berikutnya pukul 15.00), maka kami manfaatkan saja kesempatan ini. Sebelum keluar, kami menukar uang dahulu di Travelex ke Dirham UAE (AED; 1 AED sekitar Rp3.600). Bandara Internasional Dubai terhubung dengan stasiun Metro. Metro merupakan salah satu moda transportasi massa berbasis rel yang dimiliki oleh kota Dubai. Sampai Desember 2016, Dubai baru dilayani oleh dua line Metro. Kalau Hong Kong punya Octopus Card dan London punya Oyster Card, maka Dubai punya Nol Card. Nol Card merupakan smart card yang dapat digunakan untuk berbagai jenis moda transportasi di Dubai. Tetapi karena kami merupakan visitor dan bukan frequent traveler di Dubai, saya hanya menggunakan Nol Red Ticket ketika disana. Continue reading “Melihat Dubai dari Ketinggian 452 m”