Pertama Kali Solo Traveling – Singapura

Siapa yang tak kenal Singapura? Negara kecil di ujung Semenanjung Malaya ini sangat terkenal di kalangan turis Indonesia. Bahkan turis asing yang berkunjung ke Singapura paling banyak adalah orang Indonesia. Biasanya turis Indonesia mengunjungi Singapura melalui jalur laut dari Batam atau jalur udara dari Jakarta. Saya sendiri masuk ke Singapura melalui jalur laut dari Pelabuhan Batam Centre. Saya berangkat ke Pelabuhan Batam Centre pukul 05.30 WIB. Apabila anda berangkat pagi dari Batam, disarankan untuk check in di pelabuhan sehari sebelumnya, karena antrian check in dan imigrasi bisa sangat panjang. Sekitar pukul 06.00 WIB, kapal pun berangkat dari Pelabuhan Batam Centre menuju Singapura. Perjalanan ditempuh sekitar 1 jam dan sampai di HarbourFront pada pukul 08.00 waktu setempat. HarbourFront merupakan pelabuhan yang terhubung dengan pusat perbelanjaan dan stasiun MRT. Setelah selesai urusan imigrasi, saya langsung menuju stasiun MRT dan membeli Tourist Pass seharga S$10.00 ditambah jaminan sebesar S$5.00 untuk mendapatkan 1-day pass. Tourist Pass berfungsi sebagai tiket MRT yang berlaku selama satu hari penuh apabila anda membeli 1-day pass. Continue reading “Pertama Kali Solo Traveling – Singapura”

Mengejar Bus ke Muar (dari Singapura)

Kali ini merupakan kali ketiga saya mengunjungi Negeri Singa. Pada kesempatan ini saya bersama beberapa orang teman memasuki Singapura melalui jalur darat di Woodlands dengan menggunakan bus dari Malaka, Malaysia. Kami turun dari bus di checkpoint di daerah Bugis yang tak jauh dari Stasiun MRT Bugis. Kami berjalan menuju stasiun kemudian naik MRT dan turun di stasiun Farrer Park. Dari stasiun Farrer Park kami berjalan kaki menuju The Claremont Hotel di Serangoon Road. Kami berencana menginap di Singapura hanya satu malam kemudian berangkat menuju Muar, Malaysia keesokan harinya. Continue reading “Mengejar Bus ke Muar (dari Singapura)”