Waspada Scam di Paris

Menurut Euromonitor, Paris merupakan kota dengan turis internasional terbanyak kelima di dunia dan kedua di Eropa pada tahun 2015. Banyaknya wisatawan yang mengunjungi Paris dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk meraih keuntungan. Sayangnya cara-cara untuk meraih keuntungan tersebut kadang-kadang merugikan orang lain. Banyak cara yang dilakukan para scammer untuk meraih keuntungan dari para wisatawan. Para wisatawan pun terpaksa mengeluarkan sejumlah uang karena telah terjebak oleh scam tersebut. Tetap waspada dan jangan mudah percaya kepada orang yang baru dikenal. Berikut beberapa jenis scam yang pernah saya temui ketika berjalan-jalan di Paris. Continue reading “Waspada Scam di Paris”

Toleransi dan Jalan-jalan

Tulisan ini terinspirasi salah satunya dari tulisannya mas Teguh Nugroho yang bercerita tentang travelmate. Di postingan tersebut saya komentar yang intinya kalau traveling lebih asik sama teman yang sama selera, stamina, dan keyakinannya. Tapi selama kita berpikiran terbuka dan saling mengerti satu sama lain saya rasa semua perbedaan tersebut bisa teratasi. Pengalaman saya sewaktu traveling ke Venezia beberapa waktu yang lalu bersama-sama dengan tiga orang teman yang berbeda sama sekali dalam berbagai hal kurang lebih dapat membuktikan kalau traveling dapat berjalan lancar dan asik juga. Kali ini saya tidak mau membahas tentang tempat wisata, transportasi, hotel, budget, dan lain-lain karena itu bisa didapat dari situs lain. Kali ini saya ingin bercerita mengenai cara kami mengatasi perbedaan-perbedaan yang kita temui selama traveling. Continue reading “Toleransi dan Jalan-jalan”

Gagal Sunrise di Angkor Wat

Angkor Wat merupakan obyek wisata yang paling terkenal di Kamboja. Hal ini dapat diketahui dari gambar Angkor Wat yang terpampang pada bendera Kamboja. Tak heran, obyek wisata ini selalu penuh dengan turis mancanegara. Salah satu atraksi menarik yang dapat dilakukan di sini yaitu menyaksikan matahari terbit. Bisa dibayangkan betapa indahnya melihat matahari terbit dengan latar candi Angkor yang terkenal. Mungkin sensasinya hampir sama seperti melihat matahari terbit di candi Borobudur. Meskipun saya sendiri belum pernah melihat sunrise di Borobudur sampai tulisan ini diturunkan. Continue reading “Gagal Sunrise di Angkor Wat”

Menikmati Hidangan Khas Maroko di Belgia

Anda pernah mendengar nama Marouane Fellaini? Yup, betul sekali. Marouane Fellaini merupakan pesepakbola Belgia yang berdarah Maroko. Selain Fellaini, banyak sekali imigran asal Maroko yang menetap di Belgia yang saya tidak tahu namanya. Tapi kali ini saya tidak ingin menulis mengenai Fellaini atau imigran asal Maroko lainnya. Kali ini saya ingin menulis mengenai makanan khas Maroko yang saya cicipi sewaktu mengunjungi Brussels pada tahun 2015 bersama beberapa orang teman saya yang berasal dari Nepal, Yaman, Bangladesh, dan tentu saja Indonesia. Continue reading “Menikmati Hidangan Khas Maroko di Belgia”

Melihat Dubai dari Ketinggian 452 m

Karena bosan menunggu saat transit selama 9 jam lebih di Bandara Internasional Dubai, saya bersama dengan dua orang teman saya memutuskan untuk keluar Bandara. Karena waktunya juga memungkinkan untuk mengeksplorasi kota Dubai (tiba dari Jakarta pukul 05.30 dan penerbangan berikutnya pukul 15.00), maka kami manfaatkan saja kesempatan ini. Sebelum keluar, kami menukar uang dahulu di Travelex ke Dirham UAE (AED; 1 AED sekitar Rp3.600). Bandara Internasional Dubai terhubung dengan stasiun Metro. Metro merupakan salah satu moda transportasi massa berbasis rel yang dimiliki oleh kota Dubai. Sampai Desember 2016, Dubai baru dilayani oleh dua line Metro. Kalau Hong Kong punya Octopus Card dan London punya Oyster Card, maka Dubai punya Nol Card. Nol Card merupakan smart card yang dapat digunakan untuk berbagai jenis moda transportasi di Dubai. Tetapi karena kami merupakan visitor dan bukan frequent traveler di Dubai, saya hanya menggunakan Nol Red Ticket ketika disana. Continue reading “Melihat Dubai dari Ketinggian 452 m”

Stadium Tour: San Siro

Stadion tuan rumah AC Milan dan Inter Milan ini sebenarnya memiliki nama resmi Stadio Giuseppe Meazza. Namun karena saya adalah pendukung AC Milan dan Giuseppe Meazza merupakan legenda Inter Milan, maka saya lebih suka menyebut stadion ini sebagai San Siro. Stadion ini merupakan stadion kategori empat UEFA dan stadion terbesar di Italia berdasarkan kapasitas (dapat menampung sekitar 80.000 penonton). Untuk menuju ke stadion ini dapat menggunakan Milan Metro line 5 dan turun di Stadio San Siro. Berbeda dengan kebanyakan stadion di Britania Raya yang dimiliki oleh klub, stadion di Italia kebanyakan dimiliki oleh pemerintah daerah atau dewan kota. San Siro sendiri merupakan stadion yang dimiliki oleh dewan kota Milano. Continue reading “Stadium Tour: San Siro”

Malam Tahun Baru di Suvarnabhumi

Hari terakhir saya di Bangkok bertepatan dengan tanggal 31 Desember. Sudah saatnya untuk kembali ke Indonesia. Saya mengambil penerbangan Malaysia Airlines ke Kuala Lumpur pukul 6 pagi keesokan harinya kemudian melanjutkan ke Pekanbaru menggunakan AirAsia. Bangkok sendiri dilayani oleh dua Bandar Udara yaitu Bandar Udara Internasional Don Mueang (DMK) di utara dan Bandar Udara Internasional Suvarnabhumi (BKK) di timur. Bandara Internasional Don Mueang merupakan bandara tertua di Asia yang saat ini kebanyakan melayani penerbangan domestik dan LCC. Sedangkan Bandara Internasional Suvarnabhumi baru dibuka pada tahun 2006 melayani penerbangan internasional dan merupakan hub bagi Thai Airways. Continue reading “Malam Tahun Baru di Suvarnabhumi”

Stadium Tour: Stamford Bridge

Bagi anda penggemar sepakbola, khususnya Liga Inggris, sudah pasti tidak asing dengan stadion ini. Bagi anda pendukung tim Chelsea, mengunjungi stadion ini sama halnya dengan ‘naik haji’. Yup, Stadion Stamford Bridge yang terletak di distrik Fulham, London ini merupakan rumah bagi salah satu klub paling terkenal di Inggris Raya, Chelsea FC. Meskipun saya pribadi bukan pendukung Chelsea, tetapi mengunjungi stadion klub terkenal merupakan salah satu hobi saya, dan Stamford Bridge merupakan salah satu destinasi wajib saya ketika mampir di London. Untuk akses transportasi, stadion ini letaknya sangat dekat dengan Fulham Broadway Underground Station. Continue reading “Stadium Tour: Stamford Bridge”

Scam atau Sedekah?

Setelah berkeliling di Intramuros dan Rizal Park, perut saya sudah terasa lapar. Setelah saya tengok jam di tangan saya, ternyata jarum jam sudah hampir menuju angka 12. Sudah saatnya bagi saya untuk sholat dan makan siang. Berdasarkan hasil browsing, masjid terbesar di Manila yaitu Masjid Al-Dahab atau biasa disebut Manila Golden Mosque yang terdapat di distrik Quiapo. Dari Rizal Park, saya menyetop taksi untuk mengantarkan saya ke Manila Golden Mosque. Karena jalanan menuju masjid sangat ramai seperti pasar, supir menurunkan saya di pinggir jalan besar. “Just follow this road“, katanya sambil menunjuk ke arah keramaian pasar. Continue reading “Scam atau Sedekah?”

Keliling Belanda Dalam Sehari? Ke Madurodam Aja

Belanda memang bukan negara yang luas. Jika dibandingkan dengan Indonesia, luasnya hanya sekitar 2 persen dari luas negara Indonesia. Tapi waktu sehari memang belum cukup untuk mengeksplorasi negara ini dari ujung utara di Groningen ke ujung selatan di Maastricht dan dari ujung timur di Enschede ke ujung barat di Vlissingen. Jika anda berkunjung ke Belanda, tepatnya ke kota Den Haag, Madurodam bisa menjadi alternatif untuk mengeksplorasi Belanda dalam waktu satu hari. Continue reading “Keliling Belanda Dalam Sehari? Ke Madurodam Aja”