Kabupaten Bengkalis merupakan Kabupaten dengan APBD terbesar di Provinsi Riau. Wilayahnya mencakup daratan bagian timur Pulau Sumatera dan wilayah kepulauan dengan dua pulau terbesarnya yaitu Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat. Pusat pemerintahan Kabupaten Bengkalis berada di Pulau Bengkalis yang terpisah dengan Pulau Sumatera. Pulau ini terletak di muara Sungai Siak dan merupakan delta Sungai Siak yang terbentuk dari lumpur yang mengendap karena berkurangnya laju alir sungai saat memasuki laut. Dari Pekanbaru, Pulau Bengkalis dapat dicapai melalui jalur darat menuju Sungai Pakning, kemudian menyeberang menggunakan Kapal RORO di Pelabuhan Sungai Pakning atau dengan cara menyusuri Sungai Siak dari Pelabuhan Sungai Duku di Pekanbaru dengan waktu tempuh sekitar 4 jam.

Tempat wisata yang terkenal di Pulau Bengkalis antara lain Pantai Bengkalis dan Pantai Selat Baru. Pantai Bengkalis terletak di sebelah barat Pulau Bengkalis dan terletak di pusat kota Bengkalis bersebelahan dengan Pelabuhan Bandar Sri Laksamana dan Hotel Pantai Marina. Pantai ini berhadapan dengan Pulau Sumatera dan merupakan tempat nongkrong bagi warga sekitar pada sore hingga malam hari. Di pantai ini terdapat turap penahan gelombang dari batu dan lampu yang berjejeran sepanjang pantai. Pada sore hari banyak sekali orang berjualan makanan dan minuman disini, sehingga ramai dikunjungi oleh warga sekitar. Sedangkan Pantai Selat Baru terletak di sebelah timur Pulau Bengkalis tepatnya di Kecamatan Bantan. Dapat ditempuh sekitar 45 menit dari Bengkalis menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Pantai yang menghadap ke Selat Malaka ini memiliki hamparan pantai yang landai dan berpasir, berbeda dengan Pantai Bengkalis yang berlumpur. Di dekat pantai ini juga terdapat pelabuhan yang melayani rute internasional ke Malaysia, yaitu Pelabuhan Bandar Sri Setia Raja. Setiap tahunnya, di pantai ini diadakan perlombaan, seperti lomba perahu jong, gasing, dan layang-layang.

IMG_0273
Pantai Bengkalis
IMG_0733
Pantai Selat Baru

Bengkalis terkenal dengan julukan Kota Terubuk. Terubuk (Tenualosa toli) adalah ikan penghuni perairan payau yang banyak ditemukan di Bengkalis. Ikan ini digemari karena rasa daging dan telurnya yang enak. Untuk memakan ikan ini diperlukan kesabaran ekstra karena banyak sekali duri halus di dalam daging ikan ini. Populasi ikan terubuk di Bengkalis sudah menurun karena penangkapan oleh nelayan secara terus-menerus dan degradasi lingkungan.

IMG-20121204-01492
Ikan Terubuk

Meskipun Bengkalis adalah pusat pemerintahan Kabupaten Bengkalis, tetapi kota terbesar di Kabupaten ini adalah Duri yang terletak di Kecamatan Mandau. Duri adalah salah satu kota penting penghasil minyak terbesar di Sumatera. Ironisnya, Kabupaten Bengkalis merupakan penghasil minyak terbesar di Provinsi Riau tetapi untuk mendapatkan BBM di Kabupaten ini relatif sulit, terutama di Pulau Rupat dan Pulau Bengkalis. Di Pulau Bengkalis sendiri tidak ada SPBU, hanya ada beberapa APMS (Agen Penyalur Minyak dan Solar) dan biasanya sudah habis menjelang siang hari.

Beberapa waktu lalu, saya ditugaskan ke Kabupaten Bengkalis dan berkesempatan mengunjungi Pulau Rupat. Pulau ini sendiri lebih luas daripada Pulau Bengkalis dan dapat dicapai dari Dumai dengan menggunakan speedboat atau “pompong”. Kebanyakan jalan di Pulau Rupat tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat dan listrik hanya ada pada pukul 17.00 WIB sampai 07.00 WIB. Di Pulau ini terdapat dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Rupat dan Kecamatan Rupat Utara. Pada waktu itu, saya bertolak dari Dumai menuju pelabuhan Batu Panjang, Kecamatan Rupat untuk mengunjungi beberapa Puskesmas disana. Perjalanan ditempuh dalam waktu 20 menit ditemani pemandangan laut yang tenang dan kapal-kapal besar yang sedang melabuhkan jangkar. Pantai di Kecamatan ini kebanyakan berlumpur dan tidak terlalu bagus untuk dijadikan tempat wisata. Satu hal yang menarik perhatian saya di Kecamatan Rupat adalah duriannya yang membuat ngiler. Durian yang tumbuh di pulau ini memiliki daging buah berwarna kuning halus yang tebal dan berbiji kecil. Rasanya pun manis sekali dengan rasa dan bau khas durian. Makan dua buah saja sudah membuat saya puas menikmatinya. Durian ini dapat dibeli di rumah penduduk yang memiliki kebun atau pohon durian dengan harga berkisar antara Rp25.000,00 s.d. Rp35.000,00 per buah.

IMG-20121121-01478 IMG-20121121-01470

Surga sebenarnya terletak di Kecamatan Rupat Utara. Kecamatan ini dapat ditempuh dari Dumai dalam waktu sekitar 2 jam. Hanya ada dua kali penyeberangan ke Rupat Utara tiap harinya, yaitu pada pukul 10.00 WIB dan 14.00 WIB. Pantai di Kecamatan ini memiliki pasir putih yang membentang sepanjang kurang lebih 13 km. Pantai tersebut masuk ke wilayah Teluk Rhu dan Tanjung Punak. Kawasan ini wacananya akan dijadikan resort wisata lengkap dengan fasilitasnya seperti cottage, sarana wisata pantai, sarana wisata bahari, dan lain-lain, tetapi sampai sekarang belum ada perkembangan akan hal tersebut.

Secara keseluruhan, Kabupaten Bengkalis memiliki potensi wisata yang cukup besar. Apabila digarap secara serius oleh pemerintah setempat, maka dapat menjadi tujuan wisata yang menarik dan menjadi tambahan pendapatan bagi daerah tersebut.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s