Terjebak Hujan di Batu Mentas

Saya pertama kali tahu tentang Taman Wisata Batu Mentas dari salah satu acara jalan-jalan di sebuah stasiun TV swasta. Meskipun saya lebih suka wisata ke kota dibanding wisata alam, tetapi melihat kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan di taman wisata ini di televisi membuat saya kepengen juga. Kegiatan tersebut antara lain river tubing seperti di Gua Pindul kemudian melompat ke air dari atas pohon. Seru juga sepertinya. Pada saat itu, saya kesana bersama dengan Surya, salah seorang teman saya yang asli Tanjungpandan, Belitung. Lanjutkan membaca “Terjebak Hujan di Batu Mentas”

Gagal Sunrise di Angkor Wat

Angkor Wat merupakan obyek wisata yang paling terkenal di Kamboja. Hal ini dapat diketahui dari gambar Angkor Wat yang terpampang pada bendera Kamboja. Tak heran, obyek wisata ini selalu penuh dengan turis mancanegara. Salah satu atraksi menarik yang dapat dilakukan di sini yaitu menyaksikan matahari terbit. Bisa dibayangkan betapa indahnya melihat matahari terbit dengan latar candi Angkor yang terkenal. Mungkin sensasinya hampir sama seperti melihat matahari terbit di candi Borobudur. Meskipun saya sendiri belum pernah melihat sunrise di Borobudur sampai tulisan ini diturunkan. Lanjutkan membaca “Gagal Sunrise di Angkor Wat”

Menikmati Hidangan Khas Maroko di Belgia

Anda pernah mendengar nama Marouane Fellaini? Yup, betul sekali. Marouane Fellaini merupakan pesepakbola Belgia yang berdarah Maroko. Selain Fellaini, banyak sekali imigran asal Maroko yang menetap di Belgia yang saya tidak tahu namanya. Tapi kali ini saya tidak ingin menulis mengenai Fellaini atau imigran asal Maroko lainnya. Kali ini saya ingin menulis mengenai makanan khas Maroko yang saya cicipi sewaktu mengunjungi Brussels pada tahun 2015 bersama beberapa orang teman saya yang berasal dari Nepal, Yaman, Bangladesh, dan tentu saja Indonesia. Lanjutkan membaca “Menikmati Hidangan Khas Maroko di Belgia”

Berkah dari Penerbangan yang Dibatalkan

Bagaimana perasaan anda kalau penerbangan anda dibatalkan secara sepihak oleh maskapai? Pasti tiap orang akan berbeda jawabnya. Ada yang senang, sedih, marah, dongkol, dan lain-lain tergantung dari situasi, kondisi, dan toleransi. Saya sendiri pernah mengalami dua kali pembatalan penerbangan bolak balik dengan kode booking yang sama tetapi saya bersyukur karenanya. Jadi saya sudah memesan tiket KLM dengan rute Istanbul ke Jakarta via Amsterdam dan Kuala Lumpur pulang pergi. Mau ke Jakarta saja dari Istanbul harus ke Amsterdam dulu. Maklum lah, maskapainya kan miliknya Kerajaan Belanda, pasti transitnya di Amsterdam. Lanjutkan membaca “Berkah dari Penerbangan yang Dibatalkan”

Transportasi Umum Apa yang Anda Sukai?

Sebagai traveler, pasti kita membutuhkan moda transportasi untuk memindahkan diri kita dari satu tempat ke tempat lain. Kecuali jika bisa teleport maka lain lagi ceritanya. Dalam memilih moda transportasi, banyak faktor yang dipertimbangkan sebelum memilih moda yang tepat. Kalau saya pribadi harga menjadi salah satu faktor penting. Faktor lainnya adalah waktu, keamanan, kenyamanan, opportunity cost, kepuasan, dan lain-lain. Sesuai prinsip ekonomi, pokoknya kita pasti ingin mendapatkan benefit yang tertinggi dengan harga yang termurah. Berikut adalah beberapa moda transportasi umum yang sering digunakan oleh para traveler yang pernah saya gunakan. Lanjutkan membaca “Transportasi Umum Apa yang Anda Sukai?”

Melihat Dubai dari Ketinggian 452 m

Karena bosan menunggu saat transit selama 9 jam lebih di Bandara Internasional Dubai, saya bersama dengan dua orang teman saya memutuskan untuk keluar Bandara. Karena waktunya juga memungkinkan untuk mengeksplorasi kota Dubai (tiba dari Jakarta pukul 05.30 dan penerbangan berikutnya pukul 15.00), maka kami manfaatkan saja kesempatan ini. Sebelum keluar, kami menukar uang dahulu di Travelex ke Dirham UAE (AED; 1 AED sekitar Rp3.600). Bandara Internasional Dubai terhubung dengan stasiun Metro. Metro merupakan salah satu moda transportasi massa berbasis rel yang dimiliki oleh kota Dubai. Sampai Desember 2016, Dubai baru dilayani oleh dua line Metro. Kalau Hong Kong punya Octopus Card dan London punya Oyster Card, maka Dubai punya Nol Card. Nol Card merupakan smart card yang dapat digunakan untuk berbagai jenis moda transportasi di Dubai. Tetapi karena kami merupakan visitor dan bukan frequent traveler di Dubai, saya hanya menggunakan Nol Red Ticket ketika disana. Lanjutkan membaca “Melihat Dubai dari Ketinggian 452 m”

Stadium Tour: San Siro

Stadion tuan rumah AC Milan dan Inter Milan ini sebenarnya memiliki nama resmi Stadio Giuseppe Meazza. Namun karena saya adalah pendukung AC Milan dan Giuseppe Meazza merupakan legenda Inter Milan, maka saya lebih suka menyebut stadion ini sebagai San Siro. Stadion ini merupakan stadion kategori empat UEFA dan stadion terbesar di Italia berdasarkan kapasitas (dapat menampung sekitar 80.000 penonton). Untuk menuju ke stadion ini dapat menggunakan Milan Metro line 5 dan turun di Stadio San Siro. Berbeda dengan kebanyakan stadion di Britania Raya yang dimiliki oleh klub, stadion di Italia kebanyakan dimiliki oleh pemerintah daerah atau dewan kota. San Siro sendiri merupakan stadion yang dimiliki oleh dewan kota Milano. Lanjutkan membaca “Stadium Tour: San Siro”

Rupat Utara yang Mempesona

Mungkin masih jarang orang yang mengenal Pulau Rupat. Pulau yang terletak di sebelah timur Kota Dumai ini ternyata memiliki pantai yang masih perawan dan sangat indah. Secara administrasi, pulau ini termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Bengkalis. Terdapat dua kecamatan di pulau ini, yaitu Kecamatan Rupat dan Kecamatan Rupat Utara. Pantai yang sangat indah tersebut terdapat di Kecamatan Rupat Utara. Untuk menuju ke Rupat Utara, terdapat kapal penumpang yang berangkat setiap hari pada pukul 10.00 WIB dan 15.00 WIB. Pelabuhan kapal ini terdapat di Dumai tepatnya di jalan Budi Kemuliaan. Lanjutkan membaca “Rupat Utara yang Mempesona”

Malam Tahun Baru di Suvarnabhumi

Hari terakhir saya di Bangkok bertepatan dengan tanggal 31 Desember. Sudah saatnya untuk kembali ke Indonesia. Saya mengambil penerbangan Malaysia Airlines ke Kuala Lumpur pukul 6 pagi keesokan harinya kemudian melanjutkan ke Pekanbaru menggunakan AirAsia. Bangkok sendiri dilayani oleh dua Bandar Udara yaitu Bandar Udara Internasional Don Mueang (DMK) di utara dan Bandar Udara Internasional Suvarnabhumi (BKK) di timur. Bandara Internasional Don Mueang merupakan bandara tertua di Asia yang saat ini kebanyakan melayani penerbangan domestik dan LCC. Sedangkan Bandara Internasional Suvarnabhumi baru dibuka pada tahun 2006 melayani penerbangan internasional dan merupakan hub bagi Thai Airways. Lanjutkan membaca “Malam Tahun Baru di Suvarnabhumi”

Stadium Tour: Stamford Bridge

Bagi anda penggemar sepakbola, khususnya Liga Inggris, sudah pasti tidak asing dengan stadion ini. Bagi anda pendukung tim Chelsea, mengunjungi stadion ini sama halnya dengan ‘naik haji’. Yup, Stadion Stamford Bridge yang terletak di distrik Fulham, London ini merupakan rumah bagi salah satu klub paling terkenal di Inggris Raya, Chelsea FC. Meskipun saya pribadi bukan pendukung Chelsea, tetapi mengunjungi stadion klub terkenal merupakan salah satu hobi saya, dan Stamford Bridge merupakan salah satu destinasi wajib saya ketika mampir di London. Untuk akses transportasi, stadion ini letaknya sangat dekat dengan Fulham Broadway Underground Station. Lanjutkan membaca “Stadium Tour: Stamford Bridge”